Minggu, 08 Mei 2011

PEREKONOMIAN TERBUKA


A.Pengertian Perdagangan Internasional
                Perdagangan internasional yaitu sebagai perdagangan antarnegara/lintas Negara,yang mencakup ekspor&impor.Perdagangan internasional dibagi 2,yaitu perdagangan barang(fisik)&perdagangan jasa.Perdagangan jasa seperti biaya transportasi,perjalanan(travel),asuransi dan jasa konsultan asing.Perdagangan internasional sebenarnya telah dilakukan bangsa Indonesia sebelum datangnya para penjajah.Masa itu banyak saudagar dari Cina,Persia,dan India berdatangan secara damai kewilayah kerajaan-kerajaan seperti Samudra Pasai di Sumatra,Ternate dan Tidore di Kepulauan Ambon,Banten dan Majapahit di Pulau Jawa,Kutai di Kalimantan,dan Gowa di Sulawesi.Produk hasil bumi dari Indonesia dikuasai untuk memperkaya Negara mereka.Di masa kemerdekaan,perdagangan internasional semakin dikembangkan.Bahkan Indonesia pernah menjadi pengekspor minyak bumi,beras,dan hasil bumi lainnya.Pemerintah membuka kerjasama ekonomi dengan berbagai Negara untuk memperlancar perdagangan internasional.
B.Neraca Perdagangan dan Neraca Pembayaran Internasional
                Transaksi ekspor-impor barang antarnegara dicatat dalam suatu neraca perdagangan(balance of trade).Neraca ini memuat nilai ekspor-impor barang yang biasanya dinyatakan dalam dolar AS yang dicata dalam waktu tertentu.Neraca pembayaran internasional(balance of payment/BOP) adalah catatan yang disusun secara sistematis tentang seluruh transaksi ekonomi yang meliputi perdagangan barang/jasa,transfer keuangan dan moneter antara penduduk(resident) suatu Negara dan penduduk luar negeri(rest of the world) untuk periode waktu tertentu,biasanya satu tahun.Neraca pembayaran internasional memiliki berbagai kegunaan,yaitu:
  1.Untuk membukukan seluruh transaksi ekonomi internasional yang terjadi antara penduduk dalam negeri &luar negeri,
  2.Untuk mengetahui struktur&komposisi transaksi ekonomi internasional suatu Negara,
  3.Untuk mengetahui mitra utama suatu Negara dalam hubungan ekonomi internasional,
  4.Mengetahui posisi keuangan internasional suatu Negara,
  5.Sebagai salah satu indicator yang akan dipertimbangkan oleh IMF/Negara donor untuk memberikan bantuan keuangan,terutama nrgara yang mengalami kesulitan BOP,
  6.Sebagai salah satu indicator fundamental ekonomi satu Negara selain tingkat inflasi,pertumbuhan GDP.
C.Devisa
                Kegiatan ekspor-impor yang dilakukan oleh berbagai Negara dapat berlangsung dengan lancar karna adanya suatu alat pembayaran yang diakui secara internasional.Alat pembayaran internasional itu disebut sebagai devisa.Devisa ini dapat berupa valas,emas,bill of exchange,dan traveller cheque.
  a.Valuta Asing(Valas) adalah mata uang asing yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran internasional.Seperti Dolar-Amerika,Euro-Eropa,Yen-Jepang.
  b.Emas yang dapat digunakan sebagai devisa adalah emas dalam bentuk batangan dengan kadar 24 karat.
  c.Bill of Exchange(Wesel) adalah surat perintah dari nasabah kepada banknya untuk melakukan pembayaran dengan sejumlah uang tertentu.
  d.Traveller Cheque(TC) adalah cek khusus untuk digunakan dalam perjalanan biasanya untuk turis dan dapat dicairkan pada bank yang ditunjuk di Negara yang dituju.
                Total valuta asing yang dimiliki oleh pemerintah dan swasta dari dari suatu Negara disebut sebagai cadangan devisa.Cadangan devisa dapat diketahui dari posisi balance of payment(BOP) atau neraca pembayaran internasionalnya.Cadangan devisa suatu Negara biasanya dikelompokkan atas cadangan devisa resmi dan cadangan devisa nasional.keduanya adalah:
  1.Cadangan devisa resmi yaitu cadangan devisa yang dimiliki oleh Negara(pemerintah).cadangan ini dikelola,dikuasai,diurus dan ditatausahakan oleh Bank Sentral.
  2.Cadangan devisa nasional yaitu seluruh devisa yang dimiliki oleh perorangan,badan/lembaga,terutama perbankkan yang secara moneter merupakan kekayaan nasional(termasuk milik bank umum nasional).
DAFTAR PUSTAKA:
Mulyanti Sri,Sujiani,Kustiyaningsih dan Indrastuti.2007.EKONOMI 2,Ekonomi dan Kehidupan.Surakarta:Putra Nugraha.

1 komentar: