Selasa, 03 Mei 2011

Masalah-masalah yang dihadapi pemerintah di bidang ekonomi


Permasalahan ekonomi di Indonesia terjadi dalam lingkup ekonomi makro yang memerlukan kebijakan dari pemerintah.Di Negara-negara yang sedang berkembang,pada umumnya terdapat tiga masalah yang terkait dengan kemiskinan,kesenjangan ekonomi,dan pengangguran yang terus meningkat.Permasalahan ekonomi makro dalam membangun negara di Indonesia tidak hanya itu.Antara lain inflasi yang tidak terkendali,ketergantungan terhadap impor,dan utang luar negeri .
1.Masalah Kemiskinan
            Upaya penanggulangan kemiskinan dapat dilakukan melalui berbagai cara,misalnya program Inpres Desa Tertinggal(IDT),pemberian kredit kepada para petani dan pengusaha kecil berupa Kredit Usaha Kecil(KUK),Kredit Modal Kerja Permanen(KMKP),Program Kawasan Terpadu(PKT),Program Bapak Angkat,Gerakan Nasional Orang Tua Asuh(GN-OTA),dan program wajib belajar.
2.Masalah Keterbelakangan
            Jika dilihat dari segi penguasaan teknologi,Indonesia masih dikategorikan sebagai Negara berkembang.Ciri nlain Negara berkembang adalah rendahnya tingkat pendapatan dan pemerataanya,rendahnya tingkat kemajuan dan pelayanan kesehatan,kurang terpeliharanya fasilitas umum,rendahnya tingkat disiplin masyarakat,rendahnya tingkat keterampilan penduduk,rendahnya pendidikan formal,kurangnya modal,rendahnya produktivitas tenaga kerja,serta lemahnya tingkat manajemen usaha.Untuk mengatasi hal tersebut pemerintah berupaya meningkatkan kualitas SDM,melakukan pertukaran tenaga ahli,melakukan transfer teknologi dari Negara yang maju.
3.Masalah Kekurangan Modal
            Perkembangan dan modernisasi suatu perekonomian memerlukan modal yang sangat besar.Sebagai Negara berkembang,Indonesia mengalami kesulitan yang sama,yaitu kekurangan modal.Kekurangan modal ini disebabkan karena tingkat pendapatan masyarakat yang rendah,yang menyebabkan tabungan dan tingkat pembentukan modal menjadi rendah.Pendapatan yang rendah juga menyebabkan kemampuan investasi rendah yang menyebabkan modal dan produktivitas rendah.Untuk mengatasinya pemerintah melakukan suatu program besar yaitu meningkatkan kualitas SDM dan peningkatan investasi menjadi lebih produktif.
4.Masalah Pemerataan Pendapatan
            Pembangunan ekonomi Indonesia terkonsentrasi hanya di kota-kota besar,terutama di Pulau Jawa dan didominasi oleh kelompok tertentu.Faktor yang perlu di ketahui adalah memang benar setiap Negara berkembang,termasuk Negara Indonesia akan menghadapi kendala dalam pemerataan pendapatan dan dan hasil lainnya.Pada hakikatnya,pembangunan nasional yaitu pembangunan insan Indonesia seutuhnya sehingga keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dengan keberhasilan dibidang pertumbuhan ekonomi(secara materi).
5.Ketergantungan Terhadap Impor dan Utang Luar Negeri
            Tingkat ketergantungan yang tinggi dari pemerintah dan sektor swasta terhadap impor dan utang luar negeri merupakan masalah pembangunan.Impor yang tinggi akan mengurangi cadangan devisa Negara.Jika cadangan devisa berkurang,stabilitas ekonomi nasional akan lemah.Utang luar negeri satu masalah yang serius bagi pemerintah.Jika suatu Negara memiliki utang luar negeri maka masalah yang muncul adalah menyangkut beban utangnya dan pembayaran bunga utangsetiap tahun serta pelunasan pokok utangnya.Total utang luar negeri Indonesia setiap tahunya meningkat.Contohnya pada puncak krisis ekonomi tahun 1998,rasio utang luar negeri Indonesia terhadap total PDB mencapai jumlah tertinggi didunia.Indonesia mengalahkan Negara pengutang lainya yaitu Amerika Latin,seperti Meksiko,Brazil dan Argentina.
DAFTAR PUSTAKA:
Ahman,Eeng.2007.Membina Kompetensi Ekonomi.Bandung:Grafindo Media Pratama

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar